Kamis, 01 Mei 2014


merayakan rindu

  
senin dini hari pukul sekian,
rinduku riuh memanggil namamu.

malam ini, tepat 2 tahun kita tidak bertemu.
masih sama,
dengan perasaan-perasaan yang tak pernah bisa di hilangkan.
pun kenangan yang enggan untuk di padamkan.
dan kau tau?
kenyataan telah berkali memancingku untuk memangkas habis seluruh memori tentangmu yang terekam di seisi kepalaku,
tapi apakah berhasil?
tidak.

" saat kau sedang merasa benar-benar  merindukanku, di saat itu juga aku sedang benar-benar memikirkanmu " ,
katamu dulu.

kau bilang, obat terbaik kangen adalah dengan melihat langit.


aku beranjak dari kasur menuju balkon.
menengadahkan kepala ke langit,
menunjuk satu bintang yang paling terang.

itu kamu,
yang masih terang walau hati padam temaram.
yang enggan redup walau di hantam gelapnya malam.
 
airmata jatuh,
mengingat segala yang hilang,
mengingat segala kenangan;
yang semuanya tentangmu.


apakah rindu memang semenyakitkan ini, sayang?