Minggu, 21 April 2019

Seiring Waktu Berjalan - Sedang Rindu





Minggu dini hari pukul sekian.
Ditemani secangkir teh hangat serta alunan musik folk favorit yang syairnya seolah sedang memelukku dengan erat. 

Tak seperti malam-malam sebelumnya,
kini rinduku tampak curang.
Malam yang dipenuhi rindu yang enggan berbagi,
rindu yang tak pernah mau berkurang.

Disegala harap, ku langitkan doa satu persatu untuk pergi menuju kamu.
Perempuan yang sedang jatuh cinta kan memang begitu. 
Lihai dalam meramu rindu,
hingga seisi kepalanya penuh tentangmu. 

Meski jalan ini berdebu, kekasih
Namun ku tetap setia menunggu
Kelak saat kita dipertemukan oleh waktu Sesekali merebahlah di dadaku agar kamu mendengar; namamu berdetak setiap kali jantungku ini mulai berdegup.